KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik Read more: KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik

GRESIK - Sosialisasi kurikulum 2013 yang digelar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mendapat sambutan positif dari 300 orang dari satuan pendidikan di Kabupaten Gresik yang Auditorium Pusat Penelitian Semen, Gresik, Jawa Timur.
Mengawali sosialisasi tersebut, Mendikbud menjelaskan beberapa hal yang menjadi alasan dilakukan pengembangan kurikulum. Lonjakan penduduk usia produktif di Indonesia pada 2010-2035, merupakan momentum yang tepat untuk membangun sumber daya manusia yang kompeten.
Seiring dengan perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kebutuhan zaman mendorong kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten sesuai zamannya.
Untuk itu dibutuhkan fondasi yang kuat yang berakar kepada kualitas pribadi penduduknya. Fondasi yang dimaksud adalah fondasi keilmuan dan sikap. Dari sisi keilmuan, dengan kurikulum 2013 ini, siswa akan diajak untuk observasi, bertanya, nalar, dan membangun jejaring.
"Kalau sudah kuat (pribadinya), mau dibentuk apa saja mereka sudah siap," kata Mendikbud, seperti dilansir laman kemdkbud.

Setelah mendengarkan paparan Mendikbud, peserta dengan antusias menanyakan beberapa hal yang masih belum dipahami. Seperti misalnya bagaimana nasib guru TIK yang mata pelajarannya ditiadakan dalam kurikulum 2013, dan bagaimana efek terhadap pengurangan jam mengajar guru SMA? Mendikbud menjawab, untuk guru TIK, mereka merupakan lulusan yang berlatar belakang tidak murni TIK.
Mereka bisa memilih menjadi guru sesuai latar belakang pendidikan mereka. Sedangkan untuk jam mengajar yang berjumlah 24 jam tatap muka, kemungkinan akan berubah.  Rumusnya, penilaian yang dilakukan adalah kombinasi dari penilaian proses dan output. "Capaian yang diperoleh anak menjadi portofolio sang guru," kata Menteri Nuh.

Mendikbud menambahkan, guru yang sudah memperoleh sertifikasi tidak akan dihapus tunjangannya. Akan tetapi jam mengajarnya disesuaikan dengan kebutuhan, dan diperoleh dari mata pelajaran mayor dan ada mata pelajaran minor.

Dalam kurikulum 2013 ini, guru tidak lagi disibukkan dengan tugas-tugas membuat silabus mata pelajaran. Tugas guru adalah benar-benar mendidik siswanya agar kreatif dan inovatif dengan buku panduan yang disiapkan oleh pemerintah.
Dalam buku tersebut juga disiapkan materi ajar yang memperkuat ikatan emosional antara guru dan siswa. "Guru tidak hanya menyelesaikan menyampaikan materi saja, tapi ada personal attachmentnya," kata Menteri Nuh. (c8/lik)

Terimakasih, anda telah membaca posting Mung.Info dengan judul KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik Read more: KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik, semoga posting KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik Read more: KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik ini bermanfaat untuk anda.

0 Response to "KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik Read more: KURIKULUM 2013 : Mendapat Sambutan Positif Dari Satuan Pendidikan Di Gresik"