Batu Giok 20 ton di Aceh

Di Aceh terutama Masyarakat Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Setiap hari bekerja sebagai pencari batu alam. Dan Mereka Mencari di pinggir sungai atau di dalam sungai dan masuk ke dalam hutan untuk mencari batu yang saat ini sedang tren atau booming. Suatu hari seorang warga sedang mencari di hutan  menemukan giok seberat 20 ton.
Batu giok 20 ton di aceh 
Warga itu yaitu pak Usman 45 tahun yang pertama menemukan batu besar tersebut. Pada Saat mencari batu bersama sejumlah warga lainnya, matanya tak sengaja melihat ke sebuah benda ukuran besar yang tertutup dedaunan. Untuk lokasinya di dalam hutan lindung yang tumbuh aneka pohon.
 
Kemudian Pak usman dengan temannya mulai di buat penasaran dengan batu itu. Setelah itu mereka mendekat dan membersihkan daun sehingga terlihatlah batu berukuran sangat besar. Pak usman dan temannya memperkirakan ukuran batu itu seberat 20 ton. Di dalam batu itu terdapat batu giok solar, idocrase dan neon. Ketiga jenis batu ini memang paling digemari masyarakat pada saat ini.

Pak Usman dengan temannya sesama pencari batu tidak langsung mengambil batu tersebut karena di hutan tersebut sudah ada aturan dari pemerintah setempat yang melarang warga menambang. Kabar pun cepat menyebar ke berbagai penjuru kemudian beberapa warga desa tetangga mengajak untuk berkerjasama membelah batu tersebut. tetapi Pak Usman menolak. Dan Pada malam hari warga desa Pante Ara juga mendengar informasi tentang batu giok tersebut dan langsung menuju TKP, Mengetahui Ada warga datang kesana untuk mengambilnya Pak usman langsung datang ke tempat lokasi untuk mengamankannya. dan sampai sekarang batu giok 20 ton masin terjaga. 

Untuk Menghindari perselisihan antara warga setempat dengan warga pendatang Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Nagan Raya, Samsul Kamal, mengatakan, Untuk menghentikan penambangan sementara untuk saat ini dan untuk menertibkan para pencari batu sampai  menunggu keluarnya aturan baru. Setelah batas waktu habis, para penambang akan mencari giok dilokasi yang ditentukan oleh pemerintah setempat.

Aturan yang dikeluarkan pada 2 Februari 2015 waktu kemaren ini akan berlaku hingga 8 Maret mendatang. Selama batas waktu tersebut, warga tidak diizinkan mengambil batu di area hutan lindung.  (sumber: detik.com)

Terimakasih, anda telah membaca posting Mung.Info dengan judul Batu Giok 20 ton di Aceh, semoga posting Batu Giok 20 ton di Aceh ini bermanfaat untuk anda.

0 Response to "Batu Giok 20 ton di Aceh"