Penjelasan Google Adsense Hosted account dan Non Hosted account

Sekarang ini banyak orang menggantungkan hidupnya dari bisnis online bisa melalui ternak blog atau website, atau bisa juga dengan membangun toko online dan menjual produk-produk unik, Salah satu cara yang paling populer saat ini adalah dengan menggunakan program PPC (Pay per Click) dari Google Adsense karena saat ini banyak sekali pemuda-pemuda indonesia yang bisa meraup ribuan dolar/ bulan dari bermain google adsense.

Mendengar dan melihat rekan kantor, rekan kerja, rekan sekolah, rekan kampus tiba-tiba kaya mendadak, mempunyai penghasilan ribuan dolar/ bulan dari internet, tentu akan membuat kita penasaran dan ingin mengikuti jejaknya, termasuk saya dan anda yang membaca ini tentunya saya yakin juga menginginkanya, namun seperti pada posting-posting sebelumnya, saya sering mengatakan tidak ada yang instan, semua butuh proses dan juga butuh modal baik untuk koneksi internet, laptop, atau perangkat lain yang mendukung kerja online.

Berbicara masalah Google Adsense dan cara mendaftar google adsense, saya yakin anda sudah sering membaca, bahkan mungkin anda sudah mempunyai akun google adsense yang siap anda gunakan untuk meraup dolar, tapi...... ada beberapa hal berkaitan dengan status akun google adsense yang perlu anda ketahui, yaitu: status Hosted account atau Non Hosted account.

Berikut akan saya jelaskan terkait Perbedaan Akun Google Adsense Hosted Dan Non Hosted:

Akun Hosted

  1. Pendaftaran Google Adsense Hosted ini bisa melalui Youtube dan blog yang dibangun menggunakan Blogspot.
  2. Pendaftaran akun Hosted cenderung lebih mudah diterima dan biasanya hanya satu kali review dengan syarat mematuhi kebijakan progam Google Adsense.
  3. Iklan Adsense dengan status Hosted hanya bisa ditampilkan di Youtube dan Blogspot.
  4. Iklan Adsense Hosted bisa ditampilkan di lebih dari satu akun Youtube dan juga lebih dari satu akun Blogspot.
  5. Iklan Adsense Hosted tidak bisa ditampilkan di blog Top Level Domain (TLD), seperti .com, .net, .org, .web.id, .info, dan sebagainya.


Akun Non Hosted

  1. Pendaftaran akun Non Hosted melalui blog dengan Top Level Domain, misalkan .com, .net, .org, .web.id, .info dan lainnya.
  2. Pendaftaran akun Adsense Non Hosted ini lebih susah karena akan melewati 2 kali review,pertama peletakan iklan,dan yang kedua review penentuan di terima atau di tolak
  3. Iklan Adsense Non Hosted bisa ditampilkan di Youtube, Blogspot, dan blog dengan Top Level Domain (TLD) 

Cara Upgrade Akun Google Adsense Hosted ke status Non Hosted

Jika anda sudah mempunyai akun google adsense hosted, anda bisa meng-upgrade ke akun non hosted, dengan cara mendaftarkan akun blogspot anda ke Top Level Domain (TLD), atau istilahnya di sebut Custom domain, contohnya: blog anda awalnya: namablog.blogspot.com kemudian di custom domain menjadi: namablog.com .

Tentu saja untuk mendaftar ke akun Google adsense ini blog anda harus melewati tahap review dari pihak google, untuk mendapat persetujuan (approved), hal ini juga tergantung dari blog anda sendiri, apakah sudah dikelola dengan baik, apakah koten yang ada di blog anda unik, banyak diminati orang, dan tentunya yang tidak kalah penting adalah konten anda tidak melanggar TOS google adsense. Kalau sudah memenuhi syarat untuk di daftarkan dan memenuhi semua kebijakan Google adsense(Tos), pastilah blog anda akan cepat di terima.

Demikianlah informasi seputar bisnis online tentang Perbedaan Akun Google Adsense Hosted Dan Non Hosted, Semoga bermanfaat. (ref.)
Terimakasih, anda telah membaca posting Mung.Info dengan judul Penjelasan Google Adsense Hosted account dan Non Hosted account, semoga posting Penjelasan Google Adsense Hosted account dan Non Hosted account ini bermanfaat untuk anda.

1 Response to "Penjelasan Google Adsense Hosted account dan Non Hosted account"

  1. teryata sulit juga ya untuk mendaftarkan akun adsense non hosted, ada tutorial membuatnya lebih mudah gak gan ?

    BalasHapus